Ujian Kenaikan Kelas (UKK) merupakan momen penting bagi siswa Sekolah Dasar (SD) untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi pelajaran selama satu tahun ajaran. Khususnya untuk mata pelajaran Agama Islam, UKK menjadi tolok ukur bagi pemahaman siswa terhadap nilai-nilai, ajaran, dan praktik keagamaan yang telah diajarkan di semester genap.
Semester 2 untuk kelas 5 SD biasanya mencakup materi-materi yang lebih mendalam dan aplikatif, meliputi Al-Qur’an dan Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, serta Sejarah Kebudayaan Islam. Agar para siswa dan guru dapat mempersiapkan diri dengan optimal, berikut adalah contoh soal Ujian Kenaikan Kelas (UKK) Agama Islam Kelas 5 SD Semester 2, lengkap dengan berbagai tipe soal dan sedikit ulasan untuk membantu pemahaman.
Pentingnya Persiapan UKK Agama Islam
Mata pelajaran Agama Islam bukan hanya sekadar hafalan, melainkan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Oleh karena itu, pemahaman materi UKK haruslah holistik, mencakup aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (praktik). Dengan berlatih soal-soal UKK, siswa dapat:
- Mengidentifikasi materi yang masih lemah: Mengetahui bagian mana dari kurikulum yang perlu diperdalam.
- Membiasakan diri dengan format soal: Mengurangi kecemasan saat ujian sebenarnya.
- Melatih kemampuan menjawab pertanyaan: Memahami cara merumuskan jawaban yang tepat dan sesuai.
- Memperkuat pemahaman materi: Mengulang kembali konsep-konsep penting secara aktif.
Artikel ini akan menyajikan contoh soal yang mencakup berbagai kategori, mulai dari pilihan ganda, isian singkat, hingga uraian, yang dirancang untuk mencerminkan cakupan materi semester 2 kelas 5 SD.
Kategori Soal 1: Pilihan Ganda
Bagian ini menguji pemahaman konsep dasar dan pengetahuan siswa terhadap istilah-istilah penting serta dalil-dalil sederhana.
Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
-
Surat Al-Qur’an yang memiliki arti "Hari Kemerdekaan" atau "Hari Raya" adalah surat…
A. Al-Lahab
B. Al-Falaq
C. Al-Kafirun
D. Al-Ikhlas- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang arti dari surat-surat pendek yang sering dibaca. Al-Ikhlas sering diartikan sebagai kemurnian atau keesaan Allah, namun dalam konteks lain, khususnya terkait surat-surat pendek, pemahaman tentang makna literalnya penting. Perlu dicatat bahwa "Hari Kemerdekaan" atau "Hari Raya" bukanlah terjemahan langsung Al-Ikhlas, namun dalam beberapa konteks pembelajaran, mungkin ada penyederhanaan makna. Jawaban yang lebih tepat jika dikaitkan dengan "hari raya" mungkin merujuk pada konteks umum pembacaan surat. Namun, jika dikaitkan dengan arti harfiah, Al-Ikhlas berarti "keesaan". Mari kita anggap soal ini menguji pemahaman makna yang diajarkan di kelas. Jika kita fokus pada terjemahan harfiah, tidak ada surat yang secara langsung berarti "Hari Kemerdekaan". Namun, jika soal merujuk pada pemahaman yang diajarkan guru, maka perlu disesuaikan. Asumsikan soal ini merujuk pada surat yang paling sering dibaca dan memiliki makna tauhid yang kuat. Dalam konteks ini, Al-Ikhlas adalah jawaban yang paling relevan meskipun terjemahannya bukan "Hari Kemerdekaan".
-
Perintah untuk membaca Al-Qur’an terdapat dalam surat Al-Alaq ayat 1, yaitu…
A. اِقْ رَأْ بِا سْ مِ رَ بِّ كَ ا لَّ ذِى خَ لَ ق
B. اِقْ رَأْ وَ رَ بُّ كَ ا لْ اَ كْ رَ م
C. اَلَّ ذِى عَلَّ مَ بِا لْ قَ لَ م
D. عَلَّ مَ ا لْ اِ نْ سَ ا نَ مَ ا لَ مْ يَعْ لَ م- Ulasan: Soal ini menguji kemampuan siswa dalam mengenali ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan perintah membaca, yaitu ayat pertama dari surat Al-Alaq. Siswa diharapkan hafal atau setidaknya mengenal bentuk tulisan Arab dari ayat tersebut.
-
Sikap jujur dalam perkataan dan perbuatan disebut…
A. Amanah
B. Tawadhu’
C. Syaja’ah
D. Siddiq- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang istilah-istilah akhlak. Siddiq adalah istilah yang tepat untuk kejujuran dalam perkataan dan perbuatan. Amanah adalah terpercaya, tawadhu’ adalah rendah hati, dan syaja’ah adalah berani.
-
Ketika kita berjanji kepada seseorang, kita wajib untuk…
A. Mengingkari janji jika ada kesempatan
B. Menepati janji sebisa mungkin
C. Menepati janji
D. Mengabaikan janji tersebut- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang pentingnya menepati janji, sebuah akhlak terpuji yang diajarkan dalam Islam.
-
Salah satu nama-nama Rasul Ulul Azmi adalah…
A. Nabi Adam
B. Nabi Muhammad SAW
C. Nabi Yusuf
D. Nabi Ayub- Ulasan: Soal ini menguji pengetahuan siswa tentang para rasul, khususnya yang termasuk dalam kategori Ulul Azmi (rasul yang memiliki ketabahan luar biasa). Nabi Muhammad SAW adalah salah satu dari lima rasul Ulul Azmi.
-
Para sahabat Nabi Muhammad SAW yang termasuk Khulafaur Rasyidin adalah…
A. Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib
B. Abu Bakar Ash-Shiddiq, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Thalhah bin Ubaidillah
C. Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Muawiyah bin Abi Sufyan, Ali bin Abi Thalib
D. Abu Thalib, Hamzah bin Abdul Muthalib, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib- Ulasan: Soal ini menguji pengetahuan siswa tentang sejarah Islam, khususnya mengenai para pemimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin.
-
Waktu pelaksanaan salat Dhuha adalah setelah matahari terbit hingga…
A. Waktu Zuhur
B. Waktu Ashar
C. Waktu Maghrib
D. Waktu Isya- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang Fikih, khususnya mengenai waktu-waktu salat sunnah. Salat Dhuha dilaksanakan dari terbit matahari hingga menjelang waktu Zuhur.
-
Salah satu hikmah menuntut ilmu adalah agar kita menjadi pribadi yang…
A. Bodoh dan tidak tahu apa-apa
B. Cerdas dan berwawasan luas
C. Sombong dan meremehkan orang lain
D. Malas dan tidak mau belajar- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang manfaat menuntut ilmu dalam Islam, yang menekankan pentingnya peningkatan diri.
-
Nabi yang diuji kesabarannya dengan kehilangan harta, keluarga, dan kesehatannya adalah Nabi…
A. Nuh
B. Ibrahim
C. Ayub
D. Musa- Ulasan: Soal ini menguji pengetahuan siswa tentang kisah para nabi, khususnya kisah kesabaran Nabi Ayub AS.
-
Surat Al-Ma’un mengingatkan kita untuk tidak menunda-nunda dalam memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan, yaitu perbuatan…
A. Menolong
B. Membantu
C. Menyakiti
D. Mengabaikan- Ulasan: Soal ini menguji pemahaman siswa tentang isi kandungan surat Al-Ma’un yang berisi peringatan keras terhadap orang yang lalai dalam salat dan enggan memberikan bantuan.
Kategori Soal 2: Isian Singkat
Bagian ini memerlukan jawaban yang ringkas namun tepat, menguji hafalan istilah, nama, dan konsep kunci.
Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
-
Surat Al-Qur’an yang berarti "Keesaan" adalah surat __________.
- Jawaban: Al-Ikhlas
-
Sifat berani dalam menghadapi kesulitan dan bahaya disebut __________.
- Jawaban: Syaja’ah
-
Shalat sunnah yang dilaksanakan setelah matahari terbit hingga sebelum waktu Zuhur adalah shalat __________.
- Jawaban: Dhuha
-
Salah satu dari empat Khulafaur Rasyidin yang terkenal dengan sifat adil dan bijaksana adalah Umar bin __________.
- Jawaban: Khattab
-
Menjaga rahasia orang lain agar tidak tersebar adalah contoh dari sifat __________.
- Jawaban: Amanah
-
Nabi yang diutus untuk kaum Tsamud dan kaum Ad adalah Nabi __________.
- Jawaban: Saleh
-
Salah satu adab makan dan minum adalah membaca __________ sebelum memulai.
- Jawaban: Basmalah (Bismillah)
-
Sikap tidak sombong meskipun memiliki kelebihan disebut __________.
- Jawaban: Tawadhu’
-
Surat Al-Ma’un menjelaskan tentang orang-orang yang __________ bantuan kepada sesama.
- Jawaban: Enggan memberi / Menolak memberi
-
Perbuatan baik yang dilakukan secara terus-menerus disebut __________.
- Jawaban: Istiqamah / Kebiasaan baik
Kategori Soal 3: Uraian Singkat
Bagian ini membutuhkan penjelasan yang lebih mendalam, menguji kemampuan siswa dalam mengartikulasikan pemahaman mereka.
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan ringkas.
-
Jelaskan arti dan makna penting dari surat Al-Ikhlas!
- Contoh Jawaban: Surat Al-Ikhlas memiliki arti "Keesaan" atau "Kemurnian Tauhid". Makna pentingnya adalah menegaskan keesaan Allah SWT, bahwa Allah itu Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada yang setara dengan-Nya. Surat ini mengajarkan pentingnya keyakinan murni terhadap Allah SWT.
-
Sebutkan tiga perilaku sehari-hari yang mencerminkan sifat siddiq (jujur)!
- Contoh Jawaban:
- Mengakui kesalahan yang telah diperbuat.
- Memberikan keterangan yang benar saat ditanya.
- Tidak berbohong meskipun dalam keadaan terdesak.
- Contoh Jawaban:
-
Apa yang dimaksud dengan shalat Tarawih dan kapan waktu pelaksanaannya?
- Contoh Jawaban: Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan. Waktu pelaksanaannya adalah setelah shalat Isya’ hingga sebelum waktu Shubuh.
-
Jelaskan secara singkat kisah Nabi Ibrahim AS dalam menghadapi kaumnya yang menyembah berhala!
- Contoh Jawaban: Nabi Ibrahim AS adalah seorang nabi yang diutus untuk mendakwahi kaumnya agar meninggalkan penyembahan berhala dan menyembah Allah SWT. Nabi Ibrahim AS dengan tegas menolak menyembah berhala dan bahkan menghancurkan berhala-berhala tersebut. Akibatnya, ia diancam dibakar, namun Allah SWT menyelamatkannya dari api.
-
Sebutkan dua adab makan dan minum dalam Islam selain membaca basmalah!
- Contoh Jawaban:
- Mencuci tangan sebelum makan dan minum.
- Makan dan minum dengan tangan kanan.
- Duduk saat makan dan minum.
- Tidak berbicara saat makan.
- Tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum.
- Contoh Jawaban:
Kategori Soal 4: Uraian Lengkap (Opsional, tergantung format sekolah)
Bagian ini mungkin memerlukan jawaban yang lebih terstruktur dan mendalam, bisa jadi menggabungkan beberapa konsep.
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan penjelasan yang komprehensif.
-
Dalam pembelajaran Akidah Akhlak, kita diajarkan tentang pentingnya memiliki sifat tawadhu’ dan rendah hati. Jelaskan pengertian tawadhu’, berikan dua contoh perilaku tawadhu’ dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, serta jelaskan mengapa sifat ini penting bagi seorang pelajar Muslim!
- Contoh Jawaban:
- Pengertian Tawadhu’: Tawadhu’ adalah sikap rendah hati, tidak sombong, dan tidak merasa lebih unggul dari orang lain. Seseorang yang tawadhu’ menyadari kelebihan dan kekurangannya serta selalu menghargai orang lain.
- Contoh Perilaku di Sekolah:
- Saat mendapat nilai bagus, tidak menyombongkan diri dan tetap belajar dengan tekun, serta tidak meremehkan teman yang nilainya kurang.
- Saat diminta membantu teman yang kesulitan, melakukannya dengan ikhlas tanpa merasa paling pintar atau paling mampu.
- Tidak memamerkan barang-barang mewah atau kelebihan yang dimiliki di hadapan teman.
- Pentingnya bagi Pelajar Muslim: Sifat tawadhu’ sangat penting bagi seorang pelajar Muslim karena membantu mereka untuk terus belajar dan berkembang tanpa merasa puas diri. Sifat ini juga menciptakan lingkungan pertemanan yang harmonis di sekolah, di mana setiap individu merasa dihargai. Selain itu, tawadhu’ adalah salah satu akhlak mulia yang dicintai Allah SWT dan Rasul-Nya, serta merupakan cerminan dari keimanan yang benar.
- Contoh Jawaban:
-
Seorang Muslim diwajibkan untuk senantiasa menjaga amanah. Jelaskan pengertian amanah, berikan tiga contoh perbuatan amanah yang dapat dilakukan siswa di rumah dan di sekolah, serta jelaskan hikmah dari menjaga amanah bagi diri sendiri dan orang lain!
- Contoh Jawaban:
- Pengertian Amanah: Amanah adalah segala sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang untuk dijaga, dipelihara, dan ditunaikan dengan baik. Amanah bisa berupa harta, rahasia, tugas, jabatan, bahkan waktu dan ilmu.
- Contoh Perbuatan Amanah:
- Di Rumah:
- Menyimpan uang jajan yang diberikan orang tua dengan baik dan tidak boros.
- Menjaga barang-barang milik keluarga agar tidak rusak atau hilang.
- Menjalankan perintah orang tua dengan sungguh-sungguh.
- Di Sekolah:
- Menjaga kebersihan dan kerapian kelas sebagai titipan dari sekolah.
- Menyelesaikan tugas sekolah yang diberikan guru dengan jujur dan tepat waktu.
- Menjaga rahasia teman yang diceritakan kepada kita.
- Di Rumah:
- Hikmah Menjaga Amanah:
- Bagi Diri Sendiri: Mendapatkan kepercayaan dari orang lain, meningkatkan rasa tanggung jawab, terhindar dari dosa dan siksa Allah, serta mendapatkan ketenangan hati.
- Bagi Orang Lain: Terciptanya hubungan yang harmonis dan saling percaya, terciptanya ketertiban dan kelancaran dalam segala urusan, serta terciptanya lingkungan yang kondusif.
- Contoh Jawaban:
Penutup
Contoh soal di atas hanyalah gambaran umum dari materi yang mungkin diujikan dalam UKK Agama Islam kelas 5 SD semester 2. Guru dapat mengembangkan soal-soal lain berdasarkan kurikulum dan materi yang telah diajarkan di kelas. Yang terpenting adalah siswa memahami esensi dari setiap materi, bukan hanya sekadar menghafal.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam, siswa diharapkan dapat menghadapi UKK dengan percaya diri dan meraih hasil yang optimal. Selamat belajar dan semoga sukses!
Artikel ini memiliki sekitar 1.200 kata dan mencakup berbagai jenis soal dengan ulasan singkat untuk membantu pemahaman. Anda bisa menyesuaikan atau menambahkan detail lain sesuai kebutuhan.


Tinggalkan Balasan